PERUSAHAAN DIBIDANG PERCETAKAN, PHOTOGRAPHY DAN PHOTOCOPY. Hp & Wa 085213145156 - Ig : fauzancentercibitungciater - ig : fauzancentersagalaherang - email: fauzancenter1216@gmail.com
Kamis, 29 Desember 2011
"Bacalah tipe BELAJAR kita"
Belajar membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi dan keadaan sekitar yang mendukung. Situasi yang gaduh akan memberikan efek berkurangnya konsentrasi belajar. Apalagi keadaan itu berada didalam kelas. Sebagai pelajar, kita akan sulit untuk menerima materi pembelajaran. Namun sebagai pelajar kadang kala suka sekali ketika belajar dengan adanya suara. Bisa dengan sambil mendengarkan musik, do'a dan lain sebagainya. Bahkan ada yang merasa sangat terganggu ketika mendengarkan suara-suara ketika belajar. Ia membutuhkan keadaan yang sunyi sepi tiada suara apapun. Sebagian mereka juga ada yang belajar tidak dengan cara keduanya di atas. Mereka lebih senang menerima materi pembelajaran setelah terjun langsung dalam praktek, baru mereka mengerti dan memahami.
Semuanya memang berbeda-beda tipe pembelajaran atau cara penerimaan informasi tersebut. Oleh karena itu sejatinya kita membaca tipe belajar kita yang tersirat ini supaya kita tahu bagaimana optimal dalam belajar. Kita mengenal ada 3 tipe penerimaan informasi dalam belajar yaitu:
1. Tipe visual (penglihatan)
Nah, kalo tipe pembelajar seperti ini lebih dominan menerima informasi yang masuk ke otak dengan cara melihat atau visualisasi. Mereka lebih suka melihat gambar, peta, table, gambaran secara global dari suatu teks, menyukai bacaan yang bahasanya disusun secara komunikatif dan penuh gambar, senang menonton film atau membaca komik, lebih suka memperhatikan guru dikelas ketika menerangkan dengan melihatnya secara cermat dari gerakan tubuh dan posisinya. Semuanya bersangkutan dengan penglihatan yang lebih dominan digunakan oleh tipe pembelajar visual.
Nah pasti di antara teman-teman yang baca ada kan yang cara belajarnya lebih seneng dengan tipe visual ini. Mr yakin pasti ada. Karena itu wajar dan tidak menjadi permasalahan.
2. Tipe Auditory (Pendengaran)
Tipe pembelajar yang kedua ini lebih mengutamakan dengan pendengaran tentunya. Jauh berbeda dengan tipe yang pertama tadi. Mereka yang lebih suka mendengarkan adalah tipe auditori. Pembelajar yang dominan dengan pendengaran ini lebih suka mendengarkan guru atau dosen ketika menerangkan, dia memperhatikan suaranya, nada dan intonasi suaranya, kemudian dia juga peka sekali terhadap suara-suara yang berada disekelilingnya, kadang suka belajar sambil mendengarkan music kesayangannya, terus dia tidak suka membaca, senengnya di bacakan oleh orang lain atau direkam kemudian didengarkan lagi, tidak terlalu tertarik ketika melihat gambar, pokoknya senengnya mendengarkan, baru informasi itu bisa masuk. Nah, biasanya mereka yang punya tipe ini lebih cakap dalam bicaranya, pinter berdebat dan menyenangi diskusi.
3. Tipe Kinestetik (gerakan)
Mereka yang punya tipe pembelajar kinestetik lebih bisa menerima informasi yang masuk dengan cara melibatkan sebagian atau seluruh anggota tubuhnya, mulai dari tangan, kaki, mata, telinga, gerak tubuh dan anggota tubuh yang lain. Tipe ini akan suka terjun langsung ke lapangan. Biasanya menyenangi belajar dengan sentuhan, gerakan dan perasaan. Belajar dengan cara praktek akan lebih membantunya daripada hanya mendengarkan saja (tipe auditory) ataupun hanya dengan melihatnya saja (visualisasi).
Seperti contoh tipe pembelajar kinestetik lebih senang mengunyah permen karet saat belajar, membaca dengan berpindah-pindah tempat, belajar computer, belajar menari, belajar yang identik dengan gerakan seperti drum band, dan juga dibidang olah raga. Ketika dihadapkan pada penerimaan informasi hanya secara pendengaran dan penglihatan saja, mereka yang bertipe kinestetik akan mengalami kesulitan. Oleh karena itu bagi teman-teman yang tipe pembelajarannya kinestetik, kembangkan posisi belajar kalian sesuai dengan yang kalian mau sebatas tidak melanggar norma dan aturan.
Mr, saya ini kalo belajar dengan penglihatan iya, dengan pendengaran iya, apa saya termasuk kedalam tipe kedua-duanya?
Sahabat yang baik hati,,,
Penjelasan di atas kan yang lebih dominan, artinya kita bisa saja bertipe ketiganya. Cuma yang lebih dominan itu yang mana, pasti ada yang lebih di unggulkan dari ketiganya. Contohnya saja Mr sendiri. Mr akui kalau tipe belajar Mr adalah tipe Visual, harus dengan visualisasi kalau informasi itu ingin lebih kuat lagi. Tapi hal ini tidak menutup kemungkinan Mr mendengarkan informasi kemudian inget terus. Lalu Mr praktek langsung dan ternyata informasi itu masuk juga. Ya semuanya bisa saja terjadi. Karena Mr juga sama manusia. Pada dasarnya bisa menerima informasi dengan cara melihat, mendengar maupun merasakan. Gimana, uda jelas?.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar