PERUSAHAAN DIBIDANG PERCETAKAN, PHOTOGRAPHY DAN PHOTOCOPY. Hp & Wa 085213145156 - Ig : fauzancentercibitungciater - ig : fauzancentersagalaherang - email: fauzancenter1216@gmail.com
Kamis, 03 Januari 2013
Psikologi Memakai Bantal
1. Memeluk bantal.
Mereka yang suka memeluk bantal biasanya berjiwa seni. Mereka mempunyai penghargaan yang tinggi terhadap lukisan, musik dan sastra. Perasaan mereka halus dan jiwa mereka romantik. Kadangkala ada yang boleh membaca peristiwa yang akan berlaku melalui mimpi. Mereka juga sangat prihatin terhadap kesusilaan.
2. Menggunakan banyak bantal.
Mereka biasanya kurang keyakinan. Dalam kehidupan seharian, mereka memerlukan banyak pendamping. Mereka jarang membuat keputusan sendiri, sebaliknya mendapatkan pandangan orang lain.
3. Tidur dengan satu bantal.
Mereka bukan jenis mengada-ngada dan boleh menerima keadaan seadanya. Mereka juga membuat keputusan berdasarkan pikiran dan bukan nafsu semata-mata.
4. Meletakkan bantal di bawah kaki.
Mereka mempunyai sifat kurang baik. Mereka jarang bergaul dengan orang ramai, malah kaku dalam pergaulan. Ini menyebabkan mereka cenderung bersifat egois. Mereka juga gemar menempuh jalan pintas untuk mencapai cita-cita. Mereka tidak suka berusaha.
5. Tidur tanpa bantal.
Mereka memiliki sifat percaya diri yang sangat tinggi. Kadangkala sifat percaya diri ini akhirnya akan membawa kepada sifat ego.
Tambahan :
6. Tidak punya bantal.
Kasian deh looee…!! hhehe
7. Tidur gigit bantal.
Kelaparan, ga punya duit buat makan, kere !
8. Tidur sambil lempar bantal.
Kesurupan setan, ga jelass, orang aneh, freak !
9. Tidur di dalam bantal.
Mati konyol… (Lagi iseng banget sih?)
10. Tidur sambil ciumin bantal.
Lagi mimpi jorok tuh…..naugthy dreams.
Warna Baju Menampilkan Karakter
Tahukah Anda bahwa warna baju bisa mencerminkan kepribadian, atau mewakili perasaan pada saat tertentu. Karena itu, pilihlah warna baju yang tepat pada saat Anda berbelanja pakaian. Jangan sampai, warnanya justru akan menghilangkan mood Anda. Namun, beberapa warna di bawah ini dipercaya bisa mengungkap karakter dan kepribadian Anda.
warna baju
Oranye.
Perpaduan antara warna kuning dan merah ini identik dengan karakter orang yang menyukai tantangan dan senang menjadi pusat perhatian. Apalagi jika dipadankan dengan aksesori yang menarik. Warna cerahnya juga bisa membangkitkan mood Anda.
Merah.
Adalah cerminan orang yang tangguh dan mandiri. Selain mewakili keberanian dan kemandirian, merah juga sering diidentikan sebagai warna yang seksi dan menggoda. Perpaduan antara warna kuning dan merah ini identik dengan karakter orang yang menyukai tantangan dan senang menjadi pusat perhatian. Apalagi jika dipadankan dengan aksesori yang menarik. Warna cerahnya juga bisa membangkitkan mood Anda.
Hitam.
Ini adalah warna paling gelap dari pakaian wanita. Cocok digunakan bagi Anda yang cenderung ingin tampil ‘aman’ dalam berpenampilan. Karakter misterius biasanya terpancar pada penyuka warna hitam. Namun, selain warna netral, hitam juga sering dipakai untuk mewakili kesan seksi dan elegan.
Putih.
Warna satu ini identik dengan suci dan bersih. Putih juga termasuk warna paling aman selain hitam, karena bisa dipadu dengan segala warna. Bila Anda tipikal orang yang penuh pertimbangan, tanpa sadar, pasti Anda akan menyimpan banyak baju putih di lemari Anda.
Hijau.
Merupakan warna yang segar dipandang mata karena senada dengan warna alam dan semua yang berbau natural. Penggemar warna ini pasti menyukai hal-hal yang berhubungan dengan alam dan kedamaian.
Kuning.
Warna cerah pada baju ini melambangkan kecerdasan dan intelektual seseorang. Kuning juga sering identik dengan kebebasan. Penyuka warna ini biasanya memiliki pribadi yang optimis, tangguh dan tahan banting.
Biru.
Mewakili keteduhan dan kenyamanan. Penyuka baju warna biru biasanya sangat menyukai ketenangan. Bila ingin merasa nyaman dan tampil sangat percaya diri, warna biru bisa menjadi pilihan Anda saat berbelanja pakaian di butik atau mall.
Pink.
Adalah simbol dari cheerful, girly dan feminin. Jika Anda memakai gaun warna pink, akan mengesankan kelembutan dan mewakili perasaan jatuh cinta yang berbunga-bunga. Tak ada salahnya Anda memakai balutan busana pink lembut saat berkencan atau makan malam dengan si dia. (Vivanews)
Bagaimana dengan warna baju kesukaan Anda, cocokah tulisan diatas dengan yang Anda rasakan?
Cara Membaca Pikiran Orang Lain Dari Tulisan Tangan
Percayakah anda kalo kita dapat membaca pikiran atau membaca kepribadian orang lain hanya dari tulisan saja?
Membaca Pikiran Orang Lain Dari Tulisan disebut Grafologi yaitu ilmu yang mempelajari karakter seseorang dengan cara menganalisa tulisan tangannya. Menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%.
Buku pertama tentang Grafologi ditulis oleh Camillo Baldi, seorang dokter asal Italia pada tahun 1622. Tahun 1872, Jean Michon menerbitkan bukunya yang menjadi buku pokok grafologi pada saat itu. Tak lama kemudian, universitas-universitas di eropa memberi gelar Ph.D atau Master di bidang ini.
Dua metode untuk menilai karakter dan kepribadian lewat ilmu ini :
1. Teknik Jerman : Melihat secara keseluruhan tulisan seseorang
2. Teknik Perancis : Menganalisa per huruf lalu digabungkan. Seorang pemula biasanya mempelajari teknik ini terlebih dahulu
Beberapa sifat yang bisa dilihat lewat tulisan seseorang :
1. Arah Kemiringan Huruf
Ke kanan = ekspresif, emosional
Tegak = menahan diri, emosi sedang
Ke kiri = menutup diri
Kesegala arah dalam 1 kalimat = tidak konsisten
Kesegala arah dalam 1 kata = ada masalah dengan kepribadiannya
2. Bentuk Umum Huruf-Huruf
Bulat atau melingkar = alami, easygoing
Bersudut tajam = agresif, to the point, energi kuat
Bujur sangkar – realistis, praktek berdasar pengalaman
Coretan tak beraturan = artistik, tidak punya standar
3. Huruf-Huruf Bersambung Atau Tidak
Bersambung seluruhnya = sosial, suka bicara dan bertemu dengan orang banyak
Bersambung sebagian = pemalu, idealis yang agak sulit membina hubungan
Lepas seluruhnya, berfikir sebelum bertindak, cerdas, seksama
4. Spasi Antar Kata
Berjarak tegas = suka bicara (mungkin orang yang selalu sibuk)
Rapat/seolah tidak berjarak = tidak sabaran, percaya diri dan cepat bertindak
5. Jarak Vertikal Antar Baris Tulisan
Sangat jauh = terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti sosial
Cukup beerjarak sehingga huruf di baris atas tidak bersentuhan dengan baris di bawahnya = boros, suka bicara Jarak rapat sehingga ujung bawah huruf ‘y’, ‘g’, menyentuh ujung atas huruf ‘h’, ‘t’ = organisator yang baik
6. Unterpretasi Huruf ‘t’
Letak palang (-) pada kail ‘t’
- Cenderung ke kiri = pribadi waspada, tidak mudah percaya
- Tepat di tengah = pribadi yang kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawab
- Cenderung ke kanan = pribadi handal, teliti, mampu memimpin
Panjang kail ‘t’ menunjukkan kemampuan potensial untuk mencapai target.
Tinggi rendah palang (-) pada kail ‘t’
- Rendah = setting target lebih rendah dari kemampuan sebenarnya (kurang PD atau pemalas)
- Tinggi = setting target tinggi tapi juga diimbangi oleh kemampuan
- Di atas kail = setting target lebih tinggi dibanding kemampuan
7. Arah Tulisan Pada Kertas
Naik/menanjak = energik, optimis, tegas
Tetap/lurus = perfeksionis, sulit bergaul
Turun = seorang yang tertekan atau lelah, kemungkinan menutup diri
8. Tekanan Saat Menulis
Makin kuat tekanan, makin besar intensitas emosional penulisnya
9. Ukuran huruf
Makin kecil huruf yang ditulis, makin besar tingkat konsentrasi si penulis, begitu pula sebaliknya.
10. Sedikit tentang huruf “O”
- Adanya rahasia ditunjukan oleh longkaran kecil pada huruf “O”
- Kebohongan ditunjukan oleh lingkaran huruf “O” yang mengarah ke kanan
source:http://faktabukanopini.blogspot.com/2011/06/cara-membaca-pikiran-orang-lain-dari.html
6 Pelajaran Kebahagiaan dari Anak-Anak
Banyak orang berubah dengan usia. Mereka menjadi lebih dan lebih tenggelam dalam masalah mereka dan tersenyum kurang dan kurang. Tapi kita lihat anak-anak kecil. Mereka selalu tersenyum dan menikmati hidup. Jadi, mungkin orang dewasa harus sedikit mengajar anak-anak mereka dan bahkan mengambil beberapa pelajaran dari mereka? Berikut adalah beberapa contoh yang akan membantu Anda melihat dunia dengan mata anak dan menjadi pribadi yang lebih bahagia:
Lepaskan emosi negative
Anak itu sangat mudah untuk beralih dari buruk menjadi baik. Misalnya, ketika bermain, dia istirahatkan lututnya dan mulai menangis, tetapi setelah beberapa saat ia lupa tentang hal itu dan tertawa lagi. Tidak seperti orang dewasa, anak-anak tidak berpegang pada emosi negatif mereka. Mereka dengan mudah membebaskan emosi negatif mereka dan terus menikmati hidup.
Hidup saat ini
Semua masa lalu sudah berlalu, dan besok belum datang. "Hari ini" adalah satu-satunya yang kita miliki. Hanya orang yang menghargai setiap saat dalam hidupnya dapat benar-benar bahagia.
Fokus pada yang baik
Ketika seorang anak bermain, ia benar-benar fokus pada permainan. Dia memiliki banyak hal menyenangkan, karena ia tidak memikirkan hal lain tapi mainannya. Pada orang dewasa, semuanya berbeda. Bahkan di saat-saat menyenangkan, banyak orang menyiksa diri dengan pikiran tentang masalah di tempat kerja, tagihan yang belum dibayar dan sebagainya. Untuk menikmati hidup, kadang-kadang Anda perlu melupakan masalah. Apakah Anda ingat ungkapan terkenal Scarlett O'Hara : " Saya akan memikirkannya besok "?
Percayalah bahwa tidak mungkin adalah mungkin
Anak-anak tahu betul bahwa tidak ada yang mustahil. Mereka mempunyai kepercayaan diri dan kemampuan mereka tak ada habisnya. Mereka berpikir bahwa jika mereka ingin, mereka dapat belajar terbang. Namun kenyataannya adalah bahwa semakin tua, mereka lupa tentang hal itu. Orang mengatur kerangka kerja bagi diri mereka sendiri dan tidak dapat mengatasi keterbatasan. Ingat bahwa tidak ada yang mustahil.
Gunakan imajinasi Anda
Anak-anak suka berfantasi. Mereka terus-menerus membayangkan diri mereka sebagai peri, naga, pangeran dan putri. Imajinasi mereka tidak mengenal batas, sehingga permainan mereka kian menarik dan menarik. Orang dewasa juga perlu menggunakan imajinasi mereka lebih sering. Imajinasi mengembangkan pemikiran kreatif dan memungkinkan kita untuk melihat peluang baru. Sebuah pendekatan kreatif untuk kehidupan membuat kita melepaskan potensi kreatif kita, yang membuat kita lebih bahagia.
Percayalah pada mimpi anda
Mimpi anak-anak yang indah! Mereka percaya bahwa semua keinginan menjadi kenyataan dan tidak pernah meragukannya. Seorang anak yang bercita-cita menjadi astronot, masih akan percaya dalam mimpinya dan tidak akan mendengarkan ketika Anda mengatakan kepadanya bahwa itu adalah profesi yang sangat sulit dan berbahaya. Dia melakukan semuanya untuk membuat mimpinya menjadi kenyataan: dia membaca buku tentang astronot dan perjalanan ruang angkasa, ia mengeksplorasi planet-planet dan bintang-bintang, dan melakukan beberapa latihan untuk menjadi kuat. Orang dewasa terlalu dibebani dengan beban kekhawatiran sehari-hari dan sering tidak punya waktu untuk keinginan dan impian mereka sendiri. Bahkan ketika mereka berusaha untuk mewujudkan impian mereka, mereka dengan mudah menyerah ketika menemukan hambatan yang dihadapi. Tapi apakah itu layak dilakukan?
Langganan:
Komentar (Atom)

