Kamis, 29 Desember 2011

“Apa yang kita ingat??”


Dalam proses belajar tentunya membutuhkan ingatan yang maksimal, ingatan yang kuat dan tidak mudah lupa. Kecenderungan keluhan pelajar di Negara kita adalah perihal masalah mengingat. Mereka kurang mampu untuk mengingat informasi dari luar yang masuk ke dalam otak. Padahal sejauh yang kita tahu bahwa otak kita ini sangat luar biasa. Permasalahannya ada di dalam diri kita sendiri. Yaitu dengan mencoba menelusuri bagaimana cara mengingat yang baik dan benar.
Ketika mengingat, maka otak kita haruslah terbuka, hati kita hadir dan pikiran kita fokus pada materi yang akan di masukan kedalam otak. Biasanya orang mengingat dengan berdasarkan kebiasaan yang di ulang-ulang. Cara itu memang benar. Tapi sejatinya kita bisa mengetahui lebih jauh bagaimana ingatan kita supaya maksimal dalam mengingat.
Pada dasarnya, kita mengingat sesuatu yang:
1. Informasi itu menarik, unik dan aneh,
2. Informasi itu sesuai dengan minat dan bakat kita,
3. Informasi itu sesuai dengan kebutuhan kita,
4. Informasi itu berasal dari seseorang atau benda yang amat berharga bagi kita,
5. Informasi itu berhubungan dengan perasaan atau emosi,
6. Informasi itu kita simpan dengan menggunakan metode mengingat.
Oke kita bahas satu persatu. Pertama, adalah kita mengingat informasi yang menarik, unik dan aneh. Beberapa tahun yang lalu ada berita tentang manusia akar yang berasal dari daerah jawa barat, tepatnya di daerah Subang. Kaki dan tangannya layaknya akar tumbuhan yang awalnya itu dari kutil biasa. Namun menjadi banyak dan membesar. Berita ini heboh hingga ke media masa, televisi, radio, majalah dan Koran. Saat itu Mr liat sendiri di televisi. Sangat mengerikan, aneh dan menarik untuk dilihat. Padahal waktu itu Mr enggak bermaksud untuk menghafalnya atau mengingatnya, tapi karena informasi itu menarik dan aneh, ya sampe sekarang ingatan itu masih tetap ada, padahal itu sudah lama sekali.
Kedua, adalah kita mengingat informasi yang sesuai dengan minat dan bakat kita. Yah, ini memang benar. Mr punya sahabat yang minatnya menulis di media masa seperti Koran dan majalah. Setelah ditanya, “Apakah Anda memang minat dalam menulis?”, jawabannya “ya, menulis membuat saya senang dan gembira, lagi pula minat dan bakat saya adalah menulis dari sejak usia 10 tahun”. Kemudian Mr menanyakan berbagai macam informasi tentang cara menulis yang baik, buku apa saja yang menjelaskan tentang menulis di media masa, siapa saja penulis nasional dan regional, media cetak apa saja yang ada di Indonesia dan lain sebagainya. Terkejutnya Mr, wah ternyata dia tahu semuanya dan terjawab semua pertanyaan Mr. Subhanalloh… dari sini Mr mengambil kesimpulan bahwa minat dan bakatpun sangat berpengaruh pada proses mengingat. Luar biasa!
Ketiga, adalah kita mengingat informasi yang sesuai dengan kebutuhan kita. Pernahkah teman-teman membutuhkan sesuatu barang atau apapun? Misalnya membutuhkan sepatu yang berkualitas dan harganya murah. Orang akan mencari informasi tentang sepatu itu mulai dari dimana alamat tokonya, bagaimana keadaan tokonya, apakah toko tersebut sudah terkenal atau belum, bagaimana kisaran harga sepatu disana yang dijual, wah pokoknya sampai teman-teman beli sepatu itu maka akan dengan sendirinya hafal atau mengingat informasi itu.
Ke empat adalah kita mengingat informasi dari seseorang atau benda berharga buat kita. Mr punya guru besar, namanya AM Nasrulloh, ia seorang motivator, inspirator, master brain dan mind tehnology. Mr menganggapnya adalah orang yang sangat berharga bagi Mr sendiri karena ia telah bepengaruh besar dalam proses motivasi dalam hidup Mr. Apa yang ia katakan diwaktu seminar maupun kontak empat mata, ucapannya dan gerakannya selalu teringat dan terbayang. Padahal Mr enggak berniat mengingatnya, dengan sendirinya informasi itu masuk di otak. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan Pak AM Narsulloh itu memiliki posisi penting dalam hidup Mr. Dan kalianpun pasti punya seseorang yang di idolakan atau mendapatkan posisi lebih di hati. Segala ucapan dan tindakannya akan teringat bukan? Humm…
Contoh lainnya adalah sebuah kisah dari sahabat Mr sendiri. Ia selalu mengeluh tentang ingatannya yang kurang. Disaat menyimpan sesuatu selalu saja lupa. Dalam hal ini adalah selalu lupa menyimpan HPnya. Mesti dicari-cari kesana kemari. Setelah berkonsultasi dengan Mr, lalu dikasih saran, “Coba deh kamu beli HP yang mahal”. Ia menurut ternyata, benar ia membeli HP yang mahal, kemudian dalam jangka waktu seminggu, Mr bertemu dengannya di salah satu acara seminar. Lalu Mr Tanya “Gimana, masih sering lupa?”, diapun menjawab dengan sedikit malu, “Hehe…sekarang Alhamdulillah enggak lupa nyimpen HP lagi, wong HPnya mahal ko”.
Sahabat yang baik hatinya…
Ketika kita menganggap suatu barang itu amat berharga dan berarti bagi kehidupan kita, maka ingatan kita akan terus terpacu padanya. Seakan tidak memberikan waktu untuk melupakannya. Contohnya seperti sahabat Mr tadi. Karena HPnya mahal, jadi ya berabe kalo lupa, terus ketinggalan. Rugi besar dia. Huhuhu.
Kelima adalah informasi itu berhubungan dengan perasaan atau emosi. Mr ambil contoh teman-teman saja ya. Coba deh inget-inget kalian punya kejadian yang tidak terlupakan enggak di masa lalu? Ntah itu satu tahun kebelakang, dua tahun kebelakang ataupun sejak usia 6 tahun sekalipun. Kalo bayi, enggak mungkinlah ya, kan belum inget sama sekali. Fiuuuuhhhh (menghela nafas panjang). Ada? Oke. Misalnya, teman-teman punya kejadian di masa lalu ketika kelas satu SMP misalnya atau di SD. Dahulu sukaaaa banget sama pelajaran matematika. Saking sukanya rela belajar hingga berjam-jam. Bahkan lupa makan dan minum (hummm…), terus ditambah lagi nilai disekolah juga selalu bagus. Eh ternyata ayah kita memberikan hadiah yang kita inginkan. Disana perasaan kita sangat bahagia sekali. Dan akhirnya karena rasa bahagia itu jadilah pelajaran matematika adalah pelajaran tervaforit. Ini salah satu contoh, pelajaran matematika yang disertai dengan perasaan atau emosi. Dan Mr yakin setiap informasi yang di terima dengan perasaan atau emosi tidak akan mudah lupa, bahkan tidak akan pernah lupa seumur hidup.
Nah, kalo ingin cepet masuk dalam menghafal, sertakan emosi kita, konsentrasi dan hadirkan hatinya.
Trust me, it works!!!
Dan yang ke enam adalah informasi itu kita simpan dengan menggunakan metode mengingat. Dulu Mr pernah mengikuti pelatihan aktivasi otak kanan, yang didalamnya terdapat metode mengingat dengan cepat, mudah dan tidak akan mudah lupa. Dulu materinya mengingat 99 Asmaul Husna. Dengan metode mengingat yang unik dan aneh, akhirnya Mr bisa hafal Asmaul husna, baik itu secara berurutan, dibalik maupun di acak. Wuiiiihhhhh… Cool brow!!!
Nah, untuk metode mengingatnya nanti Mr kasih tahu di bahasan berikutnya ya. Pokoknya terus pantengin buku ini hingga selesai. Siap?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar