MAKALAH
BUDI DAYA KUCING RAS
KELOMPOK : KUCING
ANGGOTA:
1.
ABDUL
2.
RESTU
3.
INTAN
4.
HELENA
PUTRI
5.
SABRINA
IHSANA
BAB I
PENDAHULUAN
Pada bab I ini akan
dijelaskan mengenai latar belakang masalah, pembatasan masalah,
perumusan masalah,
tujuan penulisan, dan metode penelitian.
1.1 Latar Belakang Masalah
Kucing bagi sebagian
orang adalah hewan yang anggun. Banyak orang yang inginmemelihara hewan lucu
ini. Namun beberapa faktor dapat menghalangi seseorang untukmemeliharanya.
Antara lain adalah harga kucing ras yang relatif mahal, apalagi yang
memilikisurat dan sertifikat. Ada juga yang berpendapat bahwa memelihara kucing
berarti menambahjumlah anggota keluarga. Penyakit toxoplasma yang biasanya
ditakuti para wanita. Perawatankucing yang relatif ekstra perhatian, dan
sebagainya. Maka dari itu saya melakukan penelitian iniuntuk menjawab
pertanyaan atas keraguan orang – orang yang ingin memelihara kucing ras.
1.2 Pembatasan Masalah
Dalam pembatasan masalah
ini, penulis akan menjelaskan bagaimana cara merawat dan
memelihara kucing ras
dengan benar.
1.3 Perumusan Masalah
a. Bagaimana memilih
kucing ras yang sesuai dengan keinginan kita?
b. Apakah syarat yang
harus dimiliki untuk dapat memelihara kucing ras?
c. Apa itu
toxoplasma?apa penyebabnya?dan bagaimana cara pencegahannya?
1.4 Tujuan Penulisan
•
Mengetahui jenis – jenis
kucing ras yang ada di dunia dan sifat identiknya.
•
Mengetahui cara merawat
kucing ras dengan benar.
•
1.5 Metode Penulisan
Pada penulisan karya tulis ini saya menggunakan 2 metode, yaitu
metode observasiberdasarkan pengalaman pribadi. Dan yang kedua adalah metode
kepustakaan, yang saya lakukandengan mengumpulkan informasi dari beberapa
sumber bu
BAB II
METODE PENELITIAN
Pada bab 2 ini aka
dijelaskan mengenai jenis penelitian, sumber data, teknik pengumpulan
data dan teknik analisa data.
2.1 Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah
penelitian korelatif. Saya sebagaipenulis menghubungkan data-data yang ada dan
juga berdasarkan pengalaman yang dimiliki juga.Sehingga diharapkan penelitian
ini bisa menjadi penelitian yang benar dan tepat.
2.2 Sumber Data
Sumber data yang saya
punya adalah beberapa buku yang digunakan sebagai referensi
untuk membuat karya
ilmiah ini.
2.3 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data
yang saya gunakan dalam penelitian ini adalah dengan referensi
dari beberapa buku/buku yang saya punya. Dan isi dari hasil data tersebut dicari dalam buku
referensi tersebut.
dari beberapa buku/buku yang saya punya. Dan isi dari hasil data tersebut dicari dalam buku
referensi tersebut.
2.4 Teknik Analisis Data
Saya menggunakan sumber data dari buku dan
pengalaman yang saya miliki. Cara sayamenganalisis data yang ada adalah dengan
membaca buku yang saya peroleh, lalu memastikandata berdasarkan landasan teori
dan kenyataan yang memang saya alami dalam menjalankaninformasi yang ada. Lalu
saya uji kebenarannya, dan saya hitung jumlah datanya. Data yang adasaya
hubungkan satu dengan yang lain. Terakhir saya menuangkannya dalam karya ilmiah
ini.
BAB III
MEMELIHARA
KUCING RAS
3.1
Cerita Kucing
Banyak masyarakat di dunia ini yang memelihara
kucing, termasuk masyarakat Indonesia.Sama dengan hewan lainnya, kucing juga
memiliki sejarah panjang dalam hidupnya. Orang MesirKuno yang kaya dengan
budaya menganggap kucing sebagai penjelmaan dewa. Hubunganmanusia dan kucing
diduga sejak 8000 SM ketika hidup manusia masih mengembara (berpindah-pindah),
mulai menetap, dan bertani. Bukti-bukti ini diperkuat dengan ditemukannya
kuburanmanusia bersama kucing di Pulau Cypruss yang diperkirakan dikubur pada
tahun 6000 SM. Tulangkucing juga ditemukan di Jericho yang dikubur pada tahun
6700 SM dan di Indus Valley, Harappuyang dikubur pada tahun 2000 SM.
Cerita kucing di Mesir mengisahkan bahwa dahulu
negeri Mesir dilanda suatu wabahpenyakit yang tidak diketahui penyebabnya.
Penyakit ini menyebabkan kematian dalam jumlahbesar. Tidak ada seorang tabib
pun di negeri tersebut mampu menyembuhkannya. Suatu hari,kucing milik salah
seorang penduduk Mesir memangsa semua tikus yang banyak berkeliaran.Lambat laun
tikus-tikus tersebut musnah seiring dengan hilangnya wabah penyakit
misteriustersebut. Penduduk Mesir menyimpulkan bahwa tikus-tikus tersebut
adalah penyebab wabahpenyakit yang banyak menewaskan penduduk. Atas kejadian
itu, penduduk Mesir menganggapkucing sebagai dewa penolong bagi mereka.
7
Menjelang abad ke-18 atau akhir abad ke-17,
pandangan penduduk dunia mengenaikucing mulai membaik. Kucing yang semula
diidentikan sebagai penyihir mulai hilang seiringdengan semakin banyaknya
orang-orang yang berpendidikan. Kucing mulai dianggap sebagaihewan yang
menguntungkan karena dapat memburu dan mengusir tikus yang berkeliaran dilingkungan
rumah.
3.2 Ras
Kucing
Secara sederhana, rasa kucing dapat dibedakan
berdasarkan kondisi bulunya, yaitu bulupendek (shorthair), bulu sedang(semi-longhair), bulu panjang (longhair), dan bulu yang tidakumum. Contoh kucing dari
tiap jenis bulunya akan disebutkan dibawah.
A. Bulu pendek
a. Exotic
Merupakan variasi dari
ras persia berbulu pendek. Standar rasnya sama dengan persia
kecuali ukuran bulunya
saja yang pendek.
b. Siamese
Siamese merupakan kucing asli dari Thailand. Kucing siam mempunyai bentuk tubuh yanglangsing dan anggun dengan warna kontras di ujung-ujung tubuh seperti kaki, ekor, telinga,mulut,hidung dan sekitar mata (colour point). Kepala relatif kecil, berbentuk segitiga denganmoncong yang mancung, mata biru dihiasi dengan telinga yang lebar. Bentuk tubuh yangpanjang, langsing berotot ini dibungkus dengan bulu pendek dan halus. Kucing ras inimempunyai sifat aktif dan selalu ingin tahu, kadang-kadang bisa sedikit berisik.
Siamese merupakan kucing asli dari Thailand. Kucing siam mempunyai bentuk tubuh yanglangsing dan anggun dengan warna kontras di ujung-ujung tubuh seperti kaki, ekor, telinga,mulut,hidung dan sekitar mata (colour point). Kepala relatif kecil, berbentuk segitiga denganmoncong yang mancung, mata biru dihiasi dengan telinga yang lebar. Bentuk tubuh yangpanjang, langsing berotot ini dibungkus dengan bulu pendek dan halus. Kucing ras inimempunyai sifat aktif dan selalu ingin tahu, kadang-kadang bisa sedikit berisik.
c. Abyssinian
Orang menganggap bahwa kucing ras ini adalah ras
tertua dan dipercaya sebagai rasketurunan dari zama Mesir Kuno. Ciri-ciri dari
kucing Abyssinian adalah Tubuhnya berotot,memiliki lengkungan leher serta bahu
yang indah, mata dengan bentuk menyerupai almonddan telinganya yang besar.Kaki
panjang dan langsing, kepala berbentuk segitiga dan adasudut-sudut yang agak
membulat. Selain itu kucing Abyssinian sangat penurut kepadamanusia. Dia
seperti ingin tahu apa yang dilakukan oleh manusia. Karena menurutnya
jeniskucing ini dia mudah dilatih.
B.Bulu sedang
a. Angora
Kucing ini merupakan ras yang tergolong tua untuk jenis bulu
panjang. MasyarakatIndonesia mengenal pertama kali ras kucing berbulu panjang
dari Angora. Makanyamasyarakat umumnya sering menyebut kucing Persian dengan
bahasa kucing Angora. Cirikhasnya adalah bulu dibagian ekornya lebih panjang
dibandingkan dengan bulu lainnya.Namun bulu panjangnya tidak setebal kucing
Persia.
b. Ragdoll
Kucing eksotis satu ini manja dan suka disayang. Mudah akrab dan
pandai menarikperhatian. Bawaannya tenang, terkadang cukup atraktif bila diajak
bercanda dan bermain.Saat didekati, kucing Ragdoll terlihat makin senang.
Disela-sela kaki nampak bulu lebat danseperti rumbai-rumbai. Pada bagian bawah
atau sekitar perut bawah, bulu halus, lembut danpanjang nampak menjuntai.
c. Scottish Fold
Kucing ini berasal dari Scottlandi. Kucing ini memiliki tubuh yang
besar, bahkan kucingScottish Fold berumur 4 bulan saja bisa mengalahkan besar
tubuh kucing Angora dewasa.Cirinya yang paling khas adalah telinganya yang
merebah atau menutup, tidak seperti kucinglain. Dengan pipi yang nampak penuh
dan hidung peseknya, muka kucing ini nampak makinbundar. Saat diajak bercanda,
kucing penurut inipun selalu memainkan ekornya ke segala arah.
C.Bulu panjang(Longhair)
Persia
Kucing ras yang memiliki tingkat penggemar tertinggi di dunia.
Karena sifatnya yangtenang, suaranya halus memberikan kesan anggun terhadap
keseluruhan penampilan. Kucingini tergolong pemalas karena waktu aktif
bergeraknya rata-rata hanya 4 jam dalam sehari,selain itu diisi oleh tidur
panjangnya sepanjang hari.
D.Bulu yang tidak umum
Spinx
Sphinx biasa disebut kucing aneh karena tidak memiliki bulu
satupun pada kulitnya! Yangtentu aja membuatnya menjadi tak tahan dingin
seperti “teman-teman”-nya yang lain.Kupingnya yang panjang merupakan ciri khas
dari kucing yang masuk dalam daftar hewanlangka.
3.3 Memilih Kucing Ras
Sesuai Keinginan
Sebelum memutuskan untuk
membawa kucing ke rumah, perlu mempertimbangkan
beberapa hal sebagai
berikut.
1)Apakah Anda memelihara
kucing sekadar untuk teman bermain atau untuk tujuan
pembiakan atau
kompetisi?
2)Siapkah Anda dengan
segala biaya yang harus dikeluarkan untuk memberi makan dan
perlindungan kesehatan
yang diperlukannya?
Saat ini di Indonesia
terdapat berbagai jenis kucing yang dipelihara, baik ras murni
maupun campuran. Semua
tergantung dari selera anda dalam memilih kucing.
a.Kucing untuk Teman
Bermain
Jika tujuannya ada untuk sekadar teman bermain, bukan suatu
masalah yang besaruntukmemilih jenis ras yang dipeliharanya. Jika anda menyukai
kucing yang aktif, pilihannya adaSiamese untuk kucing bulu pendeknya, dan
Norwegian Forest untuk pilihan kucing bulupanjangnya. Atau jika anda lebih
menyukai kucing yang bertempramen tenang dan tidak ribut,pilihannya adalah
British Shorthair untuk pilihan kucing bulu pendeknya, dan Persia atau
Ragdollsebagai pilihan kucing bulu panjangnya.
b.Kucing untuk mengikuti
kompetisi
Bagi anda yang ingin memelihara kucing untuk mengikuti kompetisi,
pilihan awal adalahmemilih jenis kucing yang anda inginkan. Caranya sama dengan
memilih kucing untuk temanbermain seperti yang saya tulis diatas. Namun yang
perlu diperhatikan disini adalah, kucing yangdipelihara ini harus memiliki
kelengkapan sertifikat silsilah kucing sebagai bukti sah ataskemurnian rasnya
tersebut dilihat dari silsilah nenek moyangnya. Karena syarat kucing
untukkompetisi biasanya adalah kucing dengan ras asli(bukan hasil kawin silang
1 ras kucing dengan raskucing lain). Dan juga kucing yang untuk kompetisi harus
dirawat khusus untuk menjaga nilai darikucing itu sendiri, sehingga diperlukan
perhatian lebih dari sang pemiliknya.
c.Kucing untuk dibiakkan
Sama halnya dengan memelihara kucing untuk kontes, pemilik harus
menyediakan waktuluang yang banyak untuk merawat kucingnya. Selain itu, pemilik
juga harus menguasai carapembiakan yang benar agar kucing-kucing yang
dihasilkannya berkualitas baik.
3.4 Perlengkapan Dalam
Memelihara Kucing
Dalam memelihara kucing,
hal-hal yang perlu diperhatikan ada beberapa, diantaranya
adalah sebagai berikut.
a. Tempat tidur
Yang terpenting adalah tempat tidur tersebut dapat memberikan rasa
nyaman agar kucingdapat tidur dengan tenang. Tempat tidur ini sebenarnya bisa
dibuat sendiri dari bahansederhana, yaitu menyediakan kotak kardus atau keranjang
rotan yang dilapisi kertas koran dibagian dasarnya dan handuk bekas. Boleh juga
disediakan selimut atausw eater untukpenghangat.
Kandang sebaiknya jangan terbuat dari bahan yang suka mereka cakar seperti
foam karena berbahaya
jika termakan kucing.
b.Tempat makan dan minum
Tempat makan dan minum untuk kucing harus dipilih yang mudah
dicapainya. Tempatmakan dan minum bisa berupa mangkuk atau piring yang terbuat
dari keramik atau kaleng.Mangkuk yang dipergunakan jangan terlalu dalam atau
pinggirnya terlalu tinggi. Namun,ukurannya cukup untuk menyimpan makanan seekor
kucing. Setiap kucing sebaiknyadisediakan satu mangkuk supaya mereka dapat
makan sesuai dengan porsinya.
Kotak pasir
Secara naluri, kucing dapat menggunakan kotak pasir untuk tempat
kotorannya. Sejakkecil, anak kucing sudah mulai mengamati induknya menggunakan
kotak pasir sehingga tidaksulit untuk melatihnya. Perlu kotak yang cukup luas
dengan kedalaman yang sedang, karenapasir mungkin akan berserakan saat kucing
berusaha menutup kotorannya. Kotoran kucingsebaiknya dibuang setiap hari dan
pasirnya diganti jika basah. Biasanya kucing tidak maumenggunakan kotak pasir
yang kotor.
d. Tempat menggaruk
Sudah naluri kucing melakukan aktivitas menggaruk untuk mengasah
kukunya agar mudahketika melompat. Sediakan beberapa tempat untuk menggaruk
yang terbuat dari sepotongkayu yang lunak dan dililit dengan tali dari sabut
atau ditutupi dengan karpet. Letakkan dibeberapa tempat yang mudah mereka capai
selama bermain supaya perabotan rumahterhindar dari sasaran garukan kucing.
e. Mainan
Kucing memang senang bermain sebagai salah satu aktivitasnya untuk
membakarkelebihan energi di dalam tubuhnya. Menyediakan mainan untuk kucing
cukup penting jika kitasibuk dan tidak punya cukup waktu untuk mengajak mereka bermain.
Bisa juga mengajakbermain kucing dengan menggunakan seutas tali kegiatan ini
sudah cukup membuat kucingmenikmati permainannya. Melatih kucing aktif melompat
bisa dilakukan dengan caramengikatkan mainan di ujung tali, lalu digantungkan
menyerupai akat pancing.
f. Kandang
Kandang hanya dibutuhkan jika akan mengajak kucing bepergian atau
membawanya kedokter hewan ketika mereka sakit. Ukuran kandang sebaiknya dipilih
yang cukup membuatkucing merasa nyaman. Bahan kandang terbuat dari plastik atau
kawat. Bagian dasarnyadilapisi dengan handuk atau selimut. Kandang tersebut
dilengkapit dengan tempat makan danminum.
3.5 Penyakit Toxoplasma
A.Apa itu toxoplasma?
Toxoplasma adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit darah
(protozoa). Pengobatanmedis kadang gagal, sehingga bayi lahir cacat: menderita
hidrosepalus, mikrosepalus, pengapuranotak, usus keluar, jari tangan putus, dan
katarak. Dari pengalamannya, Anda Juanda mampumengatasi penyakit ini.
Toxoplasmosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa
yang tergolongdalam coccidia. Hospes definitif parasit ini adalah kucing,
sedangkan manusia sebagai hospesperantara. Hospes berarti organisme hidup
tempat tumbuh-kembang agen penyakit.
Pada hospes perantara, perkembangan parasit dalam usus kucing menghasilkan
ookistayang dikeluarkan bersama dengan tinja kucing. Ookista ini menjadi matang
dan infektif dalamwaktu 3-5 hari di tanah.
B.Pencegahan pada kucing
Periksakan kucing kesayangan anda ke dokter
hewan. Tes laboratorium untuk toxoplasma
biasanya menggunakan
antibodi dari darah kucing. Untuk daerah Jakarta tes biasanyadilakukan di Rumah
sakit hewan Jakarta (ragunan) atau dinas peternakan. Biaya tesberkisar Rp
200-300 ribu.
Kucing yang positif terinfeksi toxoplasma harus
diberi obat. Obat yang diberikan biasanya
berupa antibiotik
clyndamicin. Konsultasikan hal ini dengan dokter hewan anda.
Jangan berikan makanan berupa daging atau ikan
yang masih mentah
Kucing yang mengkonsumsi
makanan komersial berupa makanan kering atau kalengan
dan selalu berada di
dalam rumah, sangat jarang bahkan tidak akan pernah terinfeksi
toxoplasma.
Bersihkan kotak litter pasir/kotoran
kucingsetiap hari.
Cegah kucing berburu tikus atau berkeliaran diluar rumah.
Cegah kucing peliharaan anda kontak dengan kucing liar.
Selalu jaga kebersihan dan kesehatan kucing kesayangan anda.
Cegah kucing berburu tikus atau berkeliaran diluar rumah.
Cegah kucing peliharaan anda kontak dengan kucing liar.
Selalu jaga kebersihan dan kesehatan kucing kesayangan anda.
C.Pencegahan pada
manusia secara umum dan pada ibu hamil
Agar ibu hamil terhindar
dari infeksi toksoplasmosis, ikuti langkah-langkah pencegahan
infeksi sedini mungkin:
kucing atau binatang piaraan yang ada di rumah
segera bawa ke dokter hewan, untuk
mengetahui apakah
binatang peliharaan terinfeksi parasit toksoplasma secara aktif atau
tidak
Apabila kucing atau binatang piaraan tersebut
terlihat sakit mungkin masih dalam masa
penularan selama kurun 6
minggu sebaiknya dititipkan ketempat penitipan bintang.
Jangan biarkan bintatang peliharaan anda memburu
mangsanya sendiri diluar rumah ,dan
jangan berikan makanan
daging mentah.
Jangan mengadakan kontak langsung, baik dengan
kandang maupun kotoran hewan
piaraan. Mintalah orang
lain untuk membersihkannya. Jika terpaksa harus membersihkansendiri, pakailah
sarung tangan, dan cucilah tangan Anda sampai bersih. Jangan lupa
untukmember-sihkan kandang kucing setiap hari.
Hindari mengkonsumsi daging mentah, setengah
matang atau minum susu yang belum
disterilkan.
Cuci sampai bersih sayuran dan buah-buahan
sebelum Anda konsumsi.
Segeralah konsultasikan ke dokter bilaAnda
kemungkinan terinfeksi parasit toksoplasma akibat binatang peliharaan dirumah
BAB IV
PENUTUP
Dalam bab ini akan
dijelaskan mengenai kesimpulan dan saran.
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan uraian pada
bab III dapat disimpulkan bahwa:
a)Kucing di dunia ini
memiliki jenis ras yang sangat banyak. Masing-masing rasnya pun
memiliki ciri
tersendiri, baik itu fisik atau kepribadiannya.
b)Bagi anda yang ingin memelihara kucing, dapat memilih jenis ras
yang sesuai dengan seleraanda. Karena kucing memiliki banyak ras, sehingga
tidak terlalu sulit bagi anda untukmemilihnya. Misalnya anda ingin memelihara
kucing yang tenang, namun anda malas untukmelakukan perawatan rambut kucing,
anda bisa memilih kucing ras Exotic, yaitu kucingPersia yang identik dengan
sifatnya yang tenang dan anggun, namun bulunya yang pendek.
c)Memelihara kucing yang terpenting adalah menjaga kesehatan
kucing dengan memberimakan dengan porsi yang cukup, mengajak main kucing,
memandikannya minimal 2 minggusekali, dan melakukan pemeriksaan rutin(vaksin)
yang terjadwal.
d)Penyakit toxoplasma yang merupakan penyakit yang dapat
ditularkan dari seekor kucing.Namun penyakit tersebut hanya muncul pada kucing
yang tidak terawat, bahkan padakucing yang mengkonsumsi makanan kemasan, hampir
tidak mungkin tertular penyakit
tersebut. Sehingga yang
terpenting adalah menjaga kebersihan lingkungan anda dan sang
kucing itu sendiri.
4.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan
dan keseluruhan karya ilmiah ini saya ingin memberikan
beberapa saran sebagai
berikut:
a)Jika anda ingin
membeli kucing, ada hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
Tingkah laku kucing
lincah dan aktif
Mata cerah dan bersih dari kotoran-kotoran yang biasa menempel di sudut mata
Gigi putih bersih bebas dari tar-tar gigi
Telinga bersih dari kotoran dan kutu telinga
Kuku-kukunya terawat dengan baik
Bulunya sehat, bersih, dan bebas dari kutu dan penyakit kulit
Kulit hidung cukup basah
Jika diraba tulang punggungnya cukup gemuk
Mata cerah dan bersih dari kotoran-kotoran yang biasa menempel di sudut mata
Gigi putih bersih bebas dari tar-tar gigi
Telinga bersih dari kotoran dan kutu telinga
Kuku-kukunya terawat dengan baik
Bulunya sehat, bersih, dan bebas dari kutu dan penyakit kulit
Kulit hidung cukup basah
Jika diraba tulang punggungnya cukup gemuk
Nafasnya lancar dan
tidak sesak
Badannya tidak mengeluarkan bau yang tidak sedap
Tidak ada tanda-tanda bekas diare yang menempel di bulu sekitar ekor.
Badannya tidak mengeluarkan bau yang tidak sedap
Tidak ada tanda-tanda bekas diare yang menempel di bulu sekitar ekor.
b)Memandikan kucing minimal 2 minggu sekali. Caranya dengan
menyirami tubuh kucingdengan air hangat lalu dibilas, dan diberi shampoo khusus
atau shampoo bayi. Lalu dilapdengan handuk dan dikeringkan menggunakan
hairdryer.
c)Kandang kucing harus sering dibersihkan. Jika kotor, segera
bersihkan dan dijemur. Hal inijuga berlaku pada pasir tempat kucing membuang
kotoran. Ini dapat mencegah penyakityang dapat ditimbulkan dan menyerang
kucing, bahkan menyerang manusia.
d)Usahakan kucing
mendapatkan vaksin dari dokter hewan, dan dilakukan secara rutin
setiap 1 tahun sekali.
Karena dengan melakukan hal tersebut dapat mencegah penyakit
yang mungkin menyerang
kucing pada umumnya. Seperti panleucopenia, rhinotrachietis,
rabies, atau bahkan
toxoplasma.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar